Busa aluminium dibuat dengan menambahkan zat aditif ke aluminium murni atau paduan aluminium melalui proses pembusaan, dan memiliki karakteristik logam dan gelembung pada saat yang bersamaan. Proses produksinya adalah dengan mengirim paduan aluminium cair ke kotak pembusaan, menyuntikkan gas untuk membentuk busa cair, dan setelah busa cair dipadatkan, busa akan membentuk bentuk yang diinginkan.
Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, material konvensional (logam, beton, keramik, dll.) masih jauh dari mampu memenuhi kebutuhan manusia dalam desain struktur tertentu, terutama dalam desain penyangga penyerap energi.
Manusia secara bertahap mengalihkan perhatian mereka ke bahan struktural berpori, dan munculnya aluminium berbusa telah membuka ide-ide baru bagi para desainer.
Kinerja busa aluminium
1. Ringan
Kepadatannya adalah 0,2~0,4g/cm3, yang mana sekitar 1/10 kepadatan aluminium, 1/20 kepadatan titanium, 1/30 kepadatan baja, 1/30 kepadatan baja, dan 1/3 kepadatan kayu.
2, penyerapan suara
Saat bunyi memasuki busa, bunyi akan dipantulkan secara difusi dan saling mengganggu, sehingga energi bunyi diubah menjadi energi panas dan kebisingan pun melemah.
Dibandingkan dengan bahan penyerap suara lainnya, kinerja penyerapan frekuensi rendahnya sangat baik, ditambah rongga berukuran tertentu, efek penyerapan suara lebih baik, dan dapat digunakan dalam rentang frekuensi yang lebih luas.
Misalnya: sebelum dilakukan perawatan penyerapan suara dalam ruangan, dinding dibuat dari semen yang sangat keras. Setelah ruangan ditempel dengan panel aluminium busa setebal 10 mm untuk perawatan penyerapan suara dan pengurangan kebisingan, penyerapan suara dapat mengurangi kebisingan hingga 20-30 dB.
3. Isolasi suara
Dapat dicampur dengan bahan insulasi suara lainnya. Karena penyerapan suara dari aluminium berbusa, efek insulasi suara dapat ditingkatkan lebih lanjut.
4. Proteksi kebakaran
Memiliki ketahanan api yang baik. Titik leleh aluminium adalah 660℃, dan aluminium berbusa mulai melunak (karena tidak dapat menahan beratnya sendiri), tetapi belum meleleh hingga 800℃.
Tanpa adanya gaya eksternal, bahan ini tidak akan berubah bentuk bahkan jika terkena suhu tinggi 780℃, dan akan tahan terhadap suhu yang lebih tinggi daripada bahan penyerap suara biasa.
Selain itu, aluminium berbusa merupakan bahan yang tidak mudah terbakar dan tidak akan menghasilkan gas berbahaya seperti plastik dan bahan lainnya.
5. Perisai elektromagnetik
Ia memiliki kinerja pelindung elektromagnetik yang sangat baik dan juga memiliki karakteristik penyerapan suara.
Sangat cocok digunakan untuk membuat langit-langit dan dinding ruang peralatan listrik sebagai bahan pelindung elektromagnetik.
6, Penyerapan energi dan penyangga yang baik
Ketika tekanan mencapai titik luluh, diafragma gelembung berubah bentuk, terus berubah bentuk lapis demi lapis, dan gelembung pecah, mengakibatkan deformasi kompresi yang besar, sehingga menyerap energi benturan dan menunjukkan efek bantalan yang baik.
Ketika tekanan mencapai titik luluh, diafragma gelembung berubah bentuk, terus berubah bentuk lapis demi lapis, dan gelembung pecah, mengakibatkan deformasi kompresi yang besar, sehingga menyerap energi benturan dan menunjukkan efek bantalan yang baik.
7, mudah diproses
Mudah untuk melakukan pemrosesan mekanis seperti pemotongan, pengeboran, pembengkokan, dan pembuatan timbul.
Papan busa aluminium dapat dipotong sesuai spesifikasi dan ukuran berbeda dengan gergaji, yang dapat dengan mudah dibor dan dipaku, juga dapat ditekuk dan dibentuk timbul, dan dapat direkatkan satu sama lain dengan perekat.
8. Konstruksi yang nyaman
Ringan, dapat dipasang secara manual, sangat cocok untuk langit-langit, dinding, atap dan tempat tinggi lainnya.
Karena kemudahan pengolahannya, pengikatan dan pemakuan dapat dilakukan, serta mudah disambung dengan struktur lain.
Oleh karena itu, sangat cocok untuk kombinasi konstruksi dan pemasangan di lokasi.
9, efek dekorasi permukaannya bagus
Dengan menggunakan proses khusus, permukaan luar dapat dicat dengan cat.
Pelapisan hampir tidak merusak efek penyerapan suaranya.
Waktu posting: 09-Des-2021

















